MADU SHINTA


Harga: Rp. 95.000

isi 130ml

Deskripsi

  • Madu Shinta adalah madu berkolagen halal yang dipadukan dengan ekstrak anggur, rosella, protein whey, jahe dan fruktosa yang di proses dengan teknologi khusus agar manfaat tiap komposisinya tetap terjaga.
  • Madu Shinta diformulasikan sesuai dengan Konsep Karnus untuk wanita Indonesia.
  • Komposisi alami yang terdapat di dalam Madu Shinta menjadikannya aman dan baik untuk di konsumsi wanita muda, dewasa dan lanjut usia.
  • Madu Shinta tidak mengandung bahan tambahan pangan sintetis mulai dari pewarna, pengawet, perasa, pemanis, dan pengental.
  • Madu Shinta diproduksi secara modern dan higienis dengan menggunakan teknologi khusus sehingga tidak merusak manfaat di setiap komposisinya.
  • Madu merupakan salah satu jenis karbohidrat sederhana yang dapat membantu dalam memecah energi dengan cepat. Untuk mereka yang aktif dan memerlukan stamina tubuh ekstra madu ini cocok untuk dikonsumsi sebagai penunjang kebutuhan gizi harian serta bisa menambah kekuatan daya tahan tubuh.

Komposisi

• Madu
Madu memiliki banyak kandungan gizi seperti mineral dan vitamin, yang didapat dari nektar bunga yang berhasil dihisap oleh lebah madu. Selain itu madu dikenal berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan diantaranya seperti melembutkan dan melembabkan kulit, meredakan radang tengggorokan, mengobati infeksi luka, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan lain-lain.

• Kolagen Halal
Suatu protein yang merupakan penyusun utama jaringan ikat sehingga bisa membantu dalam menutrisi dan memperbaiki jaringan di dalam tubuh seperti tulang, sendi, otot, kulit dan lain-lain.

• Ekstrak Anggur
Kandungan proantosianidin memberi beberapa manfaat kesehatan, selain antioksidan yang kuat, juga modulasi metabolisme lipid dan menghambat oksidasi LDL (Low Density Lipoprotein) dan merupakan sumber kaya polifenol.

• Protein Whey
Merupakan bentuk protein yang mudah dicerna oleh tubuh sehingga lebih cepat terjadi massa otot yang baik dan membuat tubuh terlihat lebih kencang dan tidak kendur.

• Fruktosa
Salah satu jenis karbohidrat sederhana yang bisa dengan cepat digunakan sebagai sumber energi.

• Rosella
Rosella mengandung sangat tinggi vitamin C, kaya akan mineral seperti kalsium, phosphor, potassium dan zat besi yang sangat penting untuk tubuh. Kandungan senyawa antioksidan di dalam Rosella seperti flavonoid, fenol atau polifenol, asam sitrat, saponin, tannin mempunyai manfaat didalam tubuh seperti antibakteri, antimikroba, serta bisa mengambat pertumbuhan mikroorganisme, karena mampu membentuk senyawa kompleks dengan protein melalui ikatan hidrogen.

• Jahe
Salah satu jenis rempah rempah nusantara yang dapat menghangatkan tubuh serta mempunyai aroma yang khas.

Cara Penyajian

• Madu Shinta dapat dikonsumsi secara lagsung.
• Madu Shinta dapat dibuat menjadi minuman segar, dengan melarutkan 1-2 sendok makan dalam 100-150 ml air dingin atau hangat.
• Madu Shinta dapat dibuat campuran ke makanan seperti roti, dengan mengoleskan 2 sendok makan Madu Shinta.

Anjuran Pemakaian

Konsumsi 1-2 sendok makan Madu Shinta setiap hari.

FAQ

• Mengapa tekstur Madu Shinta sangat kental ?
Dikarenakan adanya kandungan kolagen halal, ekstrak anggur, rosella, protein whey, dan jahe didalamnya maka membuat tekstur madu lebih kental daripada madu pada umumnya sehingga membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk menuangnya.

• Adakah kemasan Madu Shinta yang lain seperti jar atau mangkok ?
Untuk saat ini masih belum ada dan hanya tersedia dalam kemasan botol. Pengambilan madu bisa menggunakan bantuan menggunakan sendok kecil.

• Dalam segi manfaat, lebih baik Madu Shinta dikonsumsi secara langsung atau dilarutkan dengan air ?
Dikonsumsi langsung maupun dilarutkan dengan air, bisa keduanya dan tidak berpengaruh dalam segi manfaat. Hanya disesuaikan dengan selera saja.

• Bisakah dibuat campuran bahan makanan atau dibuat seperti selai di roti ?
Bisa keduanya, bisa disesuaikan dengan selera.

• Apakah Madu Shinta aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Aman untuk dikonsumsi karena Madu Shinta tidak mengandung bahan tambahan pangan sintetis mulai dari pewarna, pengawet, perasa, pemanis, dan pengental.